Showing posts with label tolerancuk. Show all posts
Showing posts with label tolerancuk. Show all posts

Tuesday, 6 February 2018

Sebelah Mata: Mabuk Konflik

Setelah krisis figur pemerintah selama bertahun-tahun, Indonesia kini digadang-gadang dapat angin segar. Sinisme dan rasa muak, jijik, dan lelah terhadap pemerintah lama yang impoten membuat gairah si seksi Jokowi bikin masyarakat mendadak orgasme.

Dulu Indonesia seperti orang setengah tidur, sehingga setetes air cukup membuatnya melompat kaget.

Jokowi harus berterima kasih pada estafet pemerintah sebelumnya. Dosa mereka membuatnya terlihat suci hanya dengan sedikit gaya, visi, dan cara kerja yang berbeda.

Dan masyarakat harus lebih waspada. Sebab sakit hati terhadap pendahulu bisa membuat kita jatuh cinta pada sosok baru yang bertentangan. Kita harus sadar bahwa hubungan rakyat dengan pemerintah layaknya pelayan dan majikan. Bukan pacaran.

Thursday, 19 January 2017

Selinting Persahabatan

Untuk apa merokok?

Itu pertanyaan lucu buatku. Karena ketimbang menjawabnya, aku selalu tertawa.

Untuk apa keliling pasar ber-ac untuk memilih warna dan merk pakaian? Untuk apa bercermin lama-lama? Untuk apa menghabiskan uang banyak makan di warung ber-ac ketika ibu juga memasak? Untuk apa memasang alarm tengah malam untuk kuota malam? Untuk apa membeli waktu berlari di atas mesin ketika bisa berlari di lapangan atau komplek sekitar? Untuk apa bermain game ketika berbincang dengan sesama lebih berkesan?

the treasure

The tale of a broken heart always has a purpose to shed tears down your eyes It is built above bitter memories which accommodate someones un...