Seorang Pangeran, telah membuat semesta gembira dengan
kelahirannya, dan di saaat yang bersamaan, ia buat bumi meratapi dukanya yang
paling dalam dengan kematian yang dibawanya.
Lehernya yang rapuh diciumi sang Raja, yang juga langsung
menceritakan kisah akhirnya.
Ia lahir dan tumbuh di rumah yang wahyu adalah ibarat udara
yang dihirup untuk hidup.
Ia menyaksikan dan mendengar langsung apa yang di lakukan
dan dikatakan Raja baik untuk diri sendiri, orang lain, bahkan kepada Tuhannya.
Prilaku dermawan nan indah dan sempurna sang Rajalah yang menghiasinya.
Kekuatan, ketangkasan, dan keberanian sang Ayah telah
mengalir di nadinya.
Cinta kasih sang Manusia Wanita memenuhi hatinya.
Tak pelak, Tuhan pun selalu bersamanya, dan ia selalu
bersama Tuhan, atau Mereka adalah sebuah kesatuan.


